Karyawan atau buruh, atau apa pun yang publik katakan tentang pekerja di sebuah perusahaan kecil atau pun besar, dari mulai produksi kain sampai mobil. Karyawan nama yang identik dengan apa yang di sebut tertindas, berbagai demo di lakukan pada saat mayday atau saat hari buruh sedunia, meneriakkan berbagai tuntuttan dari naik gaji, tunjangan, hingga pesangon. Penyebabnya banyak perusahaan yang tidak adil dalam pengupahan mau pun pemberian tunjangan tapi ada pula perusahaan yang adil tapi hanya bisa di hitung oleh tangan saja. Banyak di antara karyawan yang tertindas merapatkan barisan dalam sebuah forum yang di sebut serikat pekerja agar lebih kompak dan mampu menjadi sorotan pemerintah. Di balik kisruh semua itu pemerintah hanya memandang buruh dengan sebelah mata, karena beberapa oknum petugas pemerintah (karena kadang di beberapa debat di publik mau pun sosmed, pemerintah atau pun intitusi lainnya tidak mau sepenuhnya di salahkan, jadi mereka menekankan dengan nada suara yang lemah dengan kata oknum petugas, jadi hanya beberapa saja ga semua, padahal hampir 80% seperti itu kalau PBB mau saja membuat CCTV di semua tempat agar tahu benar atau tidaknya) lebih melihat dengan kedua matanya ke perusahaan yang memeberikan imbalan. Dan akhirnya buruh pun merana akibat kebijakkan beberapa perusahaan yang terbilang menurut para buruh atau karyawan sadis. Mau bagaimana lagi itulah namanya karyawan selalu tertindas.
Bagaimana solusi menurut penulis, penulis di sini hanya bisa memberikan saran saja, di terima silahkan ga juga ga apa-apa. Saudara bukan kenal aja engga.
Karyawan tertindas, haduh, dari dulu karywan itu tertindas kawan, kalau ga mau tertindas jangan ngelamar kerja jadi karywan, mending usaha. Udah tahu karyawan di TV sering demo dan kata-kata tertindas itu selalu ada dan kamu masih saja melamar pekerjaan untuk jadi karyawan. Usaha sendiri. Modal?? Minta sama orang tua, orang tua ga ngasih tunggu mati, ga mati-mati racun aja... benar-benar kalau ada yang kaya gitu, masuk neraka, anak tidak berbakti!! . Jadi karyawan itu biasa aja, wajar ngeluh karena manusia, tapi kalau udah sampai demo karena iri lihat yang baru masuk gajinya gede, itu keterlaluan... bila ada perusahaan yang tidak terpenuhi memberikan kewajibannya pada kita itu baru kita berhak meminta demo bersama, tapi kalau karena iri sama yang baru masuk, atau tetangga kita gajinya lebih gede itu sudah keterlaluan namanya kumpul dengan rekan satu perjuangan yang haknya tidak terpenuhi oleh perusahaan di tempat perusahaan itu juga jangan anarkis apalagi ikut serikat, mikir ga dana yang tiap bulan serikat potong itu ke mana? Misal 1orang x 50 x 12bulan =????? Di kalikan berapa puluh orang, kemana uang tersebut? Apa beli mobil tuh mobil tiap hari kamu pakai? Apa saat kamu pakai suka bentrok sama pengurus yang entah menguruskan apa? Atau uang kamu jangan-jangan di pakai buat benerin rumahnya, dia hanya modal suara yang memancing kalian agar emosi dan selalu emosi? apa kalau kalian demo dengan serikat, terus kalian di keluarkan dari perusahaan, serikat bisa menanggung tiap misalnya 2 juta perbulan rezeki kamu yang bisanya kamu dapat di perusahaan walau pun kamu sering ngeluh??? Gimana caranya agar rezeki kita naik. Pindah kerja, tapi sebelum itu di lakukan, ukur potensi diri kamu dahulu, apa kamu sudah bagus dalam bekerja di perusahan lama kamu atau kamu hanya asal kerja saja, bahkan alat yang sehari-hari kamu pakai untuk bekerja saja kamu tidak tahu. Iya mau ga mau kamu harus belajar kembali seperti saat sekolah dulu. Setelah kamu merasakan mampu, mengenal, memahami, dan bekerja lebih. Kamu pantas untuk mencari rezeki di tempat lain dengan nego gaji tentu saja. Jangan takut tidak di perpanjang karena yang maha pencipta allah.swt (cuz penulis islam) memberikan selalu rezekinya pada setiap orang yang mau berusaha dan belajar, ingat siapa yang mau dan bersungguh-sungguh akan sesuatu hal, maka akan aku berikan . Jadi untuk menjadi karyawan yang smart.
1. Hilangkan rasa iri, sombong, dan dengki
2. Munculkan rasa ingin belajar, bersabar, dan berdoa
Sang maha pencipta allah.swt selalu melihat apa yang kita lakukan, dia tahu mana yang berusaha dengan seungguh-sungguh dan mana yang hanya doa saja usahanya kaya sholatnya males-malesan.
Semoga menjadikan sesuatu yang bermakna buat kalian . Terima kasih sudah membaca blog saya.